Rabu, 26 Agustus 2026

 

Yuk, Mengenal
Bermain Aman & Tidak Aman!

Bahasa Indonesia — Pertemuan ke-1

🛝 🚸 🧸 🚦

🪪 Identitas 

NAMA GURURizqii Oktaliana , S.Pd., Gr
HARI / TANGGALRabu, 26 Agustus 2026
FASE / KELASA / 1 Ali
MATA PELAJARANBahasa Indonesia
MATERIMengenali Kegiatan Bermain Aman dan Tidak Aman
PERTEMUAN KE1 (Satu)
🌞

Apersepsi

Bismillahirrahmanirrahim.
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Anak sholeh sholehah, apa kabarnya hari ini? Semoga hari ini menyenangkan dan selalu ditambahkan ilmu yang bermanfaat. Sudahkah kalian sholat Subuh hari ini? Jangan lupa ya, karena sholat adalah kewajiban setiap muslim, di mana Allah sangat menyayangi kita dengan segala kebesaran-Nya. Allah Maha Khaliq yang telah menciptakan kita, Allah Maha Malik yang memelihara kita dengan sebaik-baiknya keadaan.

Firman Allah Subhanahu wa Ta'ala:

وَلَا تُلْقُوا بِأَيْدِيكُمْ إِلَى التَّهْلُكَةِ
"...dan janganlah kamu menjerumuskan dirimu sendiri ke dalam bahaya..."
QS. AL-BAQARAH : 195

Nah, Allah sayang sekali kepada kita sehingga kita diminta untuk selalu menjaga diri agar tidak celaka, termasuk pada saat kita bermain. Anak-anak yang sholeh dan sholehah pasti pandai memilih tempat dan cara bermain yang aman ya!

🎯

Capaian Pembelajaran (CP)

📖 Bahasa Indonesia

Pada akhir Fase A, peserta didik mampu menyimak dan memahami pesan lisan, teks aural (teks yang dibacakan), maupun instruksi sederhana yang berkaitan dengan diri, keluarga, dan lingkungan sekitarnya. Peserta didik mampu berkomunikasi secara lisan dengan santun kepada teman sebaya maupun orang dewasa, mengungkapkan gagasan dan perasaan dengan kosakata yang semakin kaya, serta mulai membaca dan menulis kata dan kalimat sederhana dengan benar sesuai konteks kehidupan sehari-hari.

🌱

Tujuan Pembelajaran (TP)

  • Membaca dan memahami informasi dari teks nonsastra berbentuk teks aural berupa percakapan yang berkaitan dengan diri, keluarga, dan lingkungan sekitar.
  • Merespon kata-kata sederhana dengan fasih dari bacaan dan tayangan yang dipirsa tentang diri, keluarga, kesehatan, dan lingkungan sekitar.
  • Menulis permulaan dengan benar di atas kertas.
🧭

Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

  1. Menyimak cerita yang dibacakan guru tentang bermain dengan aman.
  2. Membaca kata dan kalimat sederhana yang berkaitan dengan bermain aman.
  3. Menyampaikan pendapat tentang tempat bermain yang aman dan tidak aman.
  4. Menulis kalimat sederhana tentang aturan bermain aman.
🧩

Model / Metode Pembelajaran

🏫 Model: Contextual Teaching and Learning (CTL)

Model ini dipilih karena mengaitkan materi bermain aman langsung dengan pengalaman nyata anak sehari-hari, sehingga lebih mudah dipahami peserta didik Fase A.

Metode:
🗣️ Bercerita❓ Tanya Jawab🎭 Bermain Peran👀 Demonstrasi📝 Penugasan
⬤ ⬤ ⬤
📚

Penjabaran Materi

1️⃣ Video Pembelajaran
▶️
"Ayo Bermain dengan Aman!" — Video Animasi Anak

Tautan video dapat Ibu Guru sesuaikan dengan video pilihan, contoh pencarian: "video animasi anak bermain aman dan tidak aman" di kanal edukasi anak (mis. YouTube Kemendikbud/BBGP, Riri Tangkas Bercerita, dsb).

🔗 tempel_tautan_video_di_sini

2️⃣ Materi

Bermain adalah kegiatan yang menyenangkan bagi semua anak. Tetapi, tidak semua tempat dan cara bermain itu aman. Ada bermain yang aman, dan ada juga bermain yang tidak aman (berbahaya). Anak yang pintar adalah anak yang bisa memilih permainan yang aman untuk dirinya dan teman-temannya.

🟢 Bermain Aman

  • Bermain ayunan/perosotan sesuai antrean & aturan
  • Bermain di taman dengan pengawasan orang dewasa
  • Bermain rukun bersama teman, tidak berebut
  • Memakai helm saat bersepeda
  • Meminta izin orang tua sebelum bermain

🔴 Bermain Tidak Aman

!
  • Bermain di jalan raya atau dekat kendaraan
  • Memanjat tempat tinggi tanpa pengawasan
  • Bermain dengan benda tajam atau colokan listrik
  • Berenang tanpa ditemani orang dewasa
  • Berlari-larian di tempat licin atau tangga
💡 Ingat ya, Nak! Sebelum bermain, selalu minta izin dan bermainlah di tempat yang aman bersama pengawasan Ayah, Bunda, atau Bapak/Ibu Guru.
3️⃣ Asesmen Formatif

A. Pilihan Ganda

1. Tempat yang aman untuk bermain ayunan adalah...
A. Di tengah jalan raya
B. Di taman bermain dengan pengawasan orang tua ✔
C. Di dekat kompor menyala
D. Di atas meja
2. Sebelum bermain, sebaiknya kita...
A. Langsung pergi tanpa pamit
B. Meminta izin kepada orang tua ✔
C. Membawa benda tajam
D. Bermain sendirian di jalan
3. Berikut ini contoh bermain yang tidak aman adalah...
A. Bermain congklak bersama teman
B. Bermain di halaman rumah
C. Bermain dekat colokan listrik ✔
D. Bermain puzzle di kelas
4. Saat bersepeda, alat yang harus dipakai untuk keselamatan adalah...
A. Helm ✔
B. Payung
C. Topi ulang tahun
D. Sarung tangan tebal
5. Jika melihat teman bermain di dekat jalan raya, sikap kita adalah...
A. Ikut bermain di jalan raya
B. Membiarkannya saja
C. Mengingatkan teman agar bermain di tempat aman ✔
D. Menertawakan teman

B. Isian Singkat

1. Bermain ayunan sebaiknya dilakukan dengan cara antre dan tidak ... .
Jawaban: berebutan / bergantian dengan tertib
2. Sebelum berangkat bermain, kita harus meminta ... kepada orang tua.
Jawaban: izin
3. Bermain di dekat jalan raya termasuk bermain yang ... .
Jawaban: tidak aman / berbahaya

C. Esai (Uraian Singkat)

1. Sebutkan 2 contoh tempat yang aman untuk bermain!
Jawaban: taman bermain, halaman rumah, ruang kelas, lapangan sekolah (dengan pengawasan)
2. Mengapa kita harus meminta izin orang tua sebelum bermain?
Jawaban: agar orang tua tahu keberadaan kita dan dapat menjaga serta mengawasi keselamatan kita saat bermain
4️⃣ Kunci Jawaban

Pilihan Ganda

No.1B
No.2B
No.3C
No.4A
No.5C

Isian Singkat

1. berebutan  |  2. izin  |  3. tidak aman / berbahaya

Esai

1. Taman bermain, halaman rumah, ruang kelas, lapangan sekolah (dengan pengawasan orang dewasa).
2. Agar orang tua mengetahui keberadaan anak dan dapat menjaga serta mengawasi keselamatan anak saat bermain.
⬤ ⬤ ⬤
🏁

Kesimpulan

1. Kesimpulan Materi

Bermain adalah kegiatan yang menyenangkan, namun anak-anak perlu mengenali perbedaan antara bermain aman dan bermain tidak aman. Bermain aman dilakukan di tempat yang sesuai, dengan pengawasan orang dewasa, dan mengikuti aturan bermain, seperti bermain ayunan secara bergantian atau memakai helm saat bersepeda. Sebaliknya, bermain di jalan raya, dekat benda tajam, atau tanpa pengawasan termasuk bermain yang tidak aman dan dapat membahayakan diri. Sebelum bermain, anak-anak dibiasakan untuk meminta izin kepada orang tua agar selalu dalam pengawasan dan terhindar dari bahaya, sebagaimana Allah memerintahkan kita untuk menjaga diri dan tidak menjerumuskan diri ke dalam bahaya.

2. Refleksi Pembelajaran

🧩 Kendala
🚀 Tindak Lanjut
📊 Jumlah Siswa yang Paham / Belum Paham
Paham :
siswa
Belum Paham :
siswa

Postingan populer dari blog ini

Selasa / 5 Mei 2026

kamis/ 7 Mei 2026

Rabu/ 6 Mei 2026