Rabu, 26 Agustus 2026
🪪 Identitas
Apersepsi
Bismillahirrahmanirrahim.
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Anak sholeh sholehah, apa kabarnya hari ini? Semoga hari ini menyenangkan dan selalu ditambahkan ilmu yang bermanfaat. Sudahkah kalian sholat Subuh hari ini? Jangan lupa ya, karena sholat adalah kewajiban setiap muslim, di mana Allah sangat menyayangi kita dengan segala kebesaran-Nya. Allah Maha Khaliq yang telah menciptakan kita, Allah Maha Malik yang memelihara kita dengan sebaik-baiknya keadaan.
Firman Allah Subhanahu wa Ta'ala:
Nah, Allah sayang sekali kepada kita sehingga kita diminta untuk selalu menjaga diri agar tidak celaka, termasuk pada saat kita bermain. Anak-anak yang sholeh dan sholehah pasti pandai memilih tempat dan cara bermain yang aman ya!
Capaian Pembelajaran (CP)
Pada akhir Fase A, peserta didik mampu menyimak dan memahami pesan lisan, teks aural (teks yang dibacakan), maupun instruksi sederhana yang berkaitan dengan diri, keluarga, dan lingkungan sekitarnya. Peserta didik mampu berkomunikasi secara lisan dengan santun kepada teman sebaya maupun orang dewasa, mengungkapkan gagasan dan perasaan dengan kosakata yang semakin kaya, serta mulai membaca dan menulis kata dan kalimat sederhana dengan benar sesuai konteks kehidupan sehari-hari.
Tujuan Pembelajaran (TP)
- Membaca dan memahami informasi dari teks nonsastra berbentuk teks aural berupa percakapan yang berkaitan dengan diri, keluarga, dan lingkungan sekitar.
- Merespon kata-kata sederhana dengan fasih dari bacaan dan tayangan yang dipirsa tentang diri, keluarga, kesehatan, dan lingkungan sekitar.
- Menulis permulaan dengan benar di atas kertas.
Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)
- Menyimak cerita yang dibacakan guru tentang bermain dengan aman.
- Membaca kata dan kalimat sederhana yang berkaitan dengan bermain aman.
- Menyampaikan pendapat tentang tempat bermain yang aman dan tidak aman.
- Menulis kalimat sederhana tentang aturan bermain aman.
Model / Metode Pembelajaran
Model ini dipilih karena mengaitkan materi bermain aman langsung dengan pengalaman nyata anak sehari-hari, sehingga lebih mudah dipahami peserta didik Fase A.
Metode:Penjabaran Materi
Tautan video dapat Ibu Guru sesuaikan dengan video pilihan, contoh pencarian: "video animasi anak bermain aman dan tidak aman" di kanal edukasi anak (mis. YouTube Kemendikbud/BBGP, Riri Tangkas Bercerita, dsb).
Bermain adalah kegiatan yang menyenangkan bagi semua anak. Tetapi, tidak semua tempat dan cara bermain itu aman. Ada bermain yang aman, dan ada juga bermain yang tidak aman (berbahaya). Anak yang pintar adalah anak yang bisa memilih permainan yang aman untuk dirinya dan teman-temannya.
🟢 Bermain Aman
- Bermain ayunan/perosotan sesuai antrean & aturan
- Bermain di taman dengan pengawasan orang dewasa
- Bermain rukun bersama teman, tidak berebut
- Memakai helm saat bersepeda
- Meminta izin orang tua sebelum bermain
🔴 Bermain Tidak Aman
- Bermain di jalan raya atau dekat kendaraan
- Memanjat tempat tinggi tanpa pengawasan
- Bermain dengan benda tajam atau colokan listrik
- Berenang tanpa ditemani orang dewasa
- Berlari-larian di tempat licin atau tangga
A. Pilihan Ganda
B. Isian Singkat
C. Esai (Uraian Singkat)
Pilihan Ganda
Isian Singkat
Esai
2. Agar orang tua mengetahui keberadaan anak dan dapat menjaga serta mengawasi keselamatan anak saat bermain.
Kesimpulan
1. Kesimpulan Materi
2. Refleksi Pembelajaran