Rabu 23 September 2026
๐ Materi Ajar Harian
๐งพ Identitas
Apersepsi
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Anak sholeh sholehah, apa kabarnya hari ini? Semoga hari ini menyenangkan dan selalu ditambahkan ilmu yang bermanfaat. Sudahkah kalian sholat Subuh hari ini? Jangan lupa ya, karena sholat adalah kewajiban setiap muslim, di mana Allah sangat menyayangi kita dengan segala kebesaran-Nya. Allah Maha Khaliq yang telah menciptakan kita, Allah Maha Malik yang memelihara kita dengan sebaik-baiknya keadaan.
Firman Allah Subhanahu wa Ta'ala:
Nah anak-anak, karena kita bersaudara, maka kita harus saling menyayangi, termasuk saat bermain bersama teman. Bermain boleh, asalkan tetap rukun dan di tempat yang aman ya!
Capaian Pembelajaran (CP)
Bahasa Indonesia — Pada akhir Fase A, peserta didik mampu menyimak dan memahami pesan lisan, cerita, dan informasi yang disampaikan secara langsung maupun media audio; mengenali dan mengeja kata-kata yang sering ditemui; membaca kata dan kalimat sederhana dengan fasih; serta menulis kata dan kalimat sederhana menggunakan kosakata yang dikenalinya, termasuk yang berkaitan dengan pengalaman keseharian seperti bermain bersama teman.
*Silakan disesuaikan kembali dengan rumusan CP terbaru dari satuan pendidikan/Kemendikbudristek.
Tujuan Pembelajaran (TP)
Bahasa Indonesia:
- 1Mendengarkan cerita tentang sahabat.
- 2Mengenal arti kata "sahabat".
- 3Menulis kata "sahabat" dengan benar.
Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)
- Menyimak cerita yang dibacakan guru tentang bermain dengan aman.
- Membaca kata dan kalimat sederhana yang berkaitan dengan bermain aman.
- Menyampaikan pendapat tentang tempat bermain yang aman dan tidak aman.
- Menulis kalimat sederhana tentang aturan bermain aman.
Model / Metode Pembelajaran
Model: Problem Based Learning (disederhanakan untuk Fase A) — anak diajak mengamati sebuah persoalan sederhana (memilih tempat bermain yang aman) lalu mendiskusikannya bersama.
Metode ini dipilih karena anak Kelas 1 lebih mudah memahami konsep melalui cerita, gambar, dan praktik langsung dibanding penjelasan verbal panjang.
Penjabaran Materi
1. Video Pembelajaran
Tayangkan video animasi pendek (±3–5 menit) berjudul "Dua Sahabat Bermain Bersama" yang menceritakan dua anak yang bermain di taman dengan rukun, saling berbagi mainan, dan memilih tempat bermain yang aman (jauh dari jalan raya dan air yang dalam). Guru dapat mencari video sejenis di kanal edukasi anak, atau membuat cerita bergambar sendiri jika video tidak tersedia.
2. Materi
Bermain bersama teman adalah kegiatan yang menyenangkan. Kata "sahabat" artinya teman dekat yang saling menyayangi, saling membantu, dan tidak bertengkar. Saat bermain bersama sahabat, kita harus:
- Bergantian menggunakan mainan.
- Berbicara dengan sopan dan lembut.
- Memilih tempat bermain yang aman, seperti halaman rumah, taman bermain, atau ruang kelas — bukan di jalan raya, dekat air yang dalam, atau tempat yang licin.
- Meminta izin orang tua atau guru sebelum bermain.
Contoh kalimat sederhana: "Aku bermain bersama sahabat di taman." — kalimat ini menunjukkan tempat bermain yang aman dan menyenangkan.
3. Asesmen Formatif
A. Pilihan Ganda (5 soal)
- Sahabat
- Musuh
- Orang asing
- Di tengah jalan raya
- Di taman bermain
- Di pinggir kolam yang dalam
- Berebut mainan
- Bergantian menggunakan mainan
- Bermain sendiri saja
- Langsung pergi tanpa izin
- Meminta izin orang tua
- Membangunkan tetangga
- Bermain sendirian di rumah
- Bermain bersama teman di tempat aman
- Bermain di jalan raya
B. Isian (3 soal)
C. Esai (2 soal)
4. Kunci Jawaban (Ringkas)
PG: 1-a, 2-b, 3-b, 4-b, 5-b | Isian: sahabat, izin, bergantian | Esai: sesuai kebijakan guru berdasarkan pemahaman anak.
Kesimpulan
1. Kesimpulan Materi
Bermain bersama teman atau sahabat adalah kegiatan yang menyenangkan jika dilakukan dengan rukun, sopan, dan di tempat yang aman. Anak-anak belajar mengenal arti kata "sahabat" serta mampu menulis dan menceritakan pengalaman bermainnya dengan kalimat sederhana.
2. Refleksi Pembelajaran
Kendala:
Tindak Lanjut:
Jumlah Siswa yang Paham / Belum Paham: